Dari informasi yang wara-wiri di facebook dan update informasi dari dua orang BMI- Buruh Migran Indonesia yang berada di negeri beton, Hong Kong. Redaksi memperoleh informasi dari Puji Swenty asal Cilacap yang rencananya beberapa bulan lagi akan kembali ke Indonesia menjadi enterpreneur bersama dengan Ella Wajak. Kini, sepeninggal Konjen Teguh Wardoyo beralih estafet kepemimpinan bersama Chalief Akbar Tjandradiningrat sebagai Konjen Baru yang memimpin sholat Ied 1434 H yang berlangsung kemarin pagi, Jumat (9/8) bersama dengan konsul baru, yaitu Helena Vera Tuanakotta sebagai Konsuler II, Agus Cahyono Rasyid sebagai Konsul Penerangan, para ekspatriat asal Indonesia dan TKW atau kerap disapa Buruh Migran Indonesia yang sudah hampir menembus 200 Ribu yang dari tahun ke tahun berkurang. Seperti yang telah diberitakan bahwa pihak KJRI sejak 24 Juli lalu telah mengedarkan via online dan bisa di copy untuk diberikan kepada majikan masing-masing bagi para TKW alias Buruh Migran Indonesia yang ada di negeri beton, Hong Kong. Dari salinan surat bernomor: 1946/IV/VII/2013 yang ditandatangani oleh salah seorang Konsulat KJRI Hong Kong, Agus Cahyono Rasyid bertajuk "Holy Pray For Indonesia Muslim Community in Hong Kong". Berkenaan dengan perayaan Idul Fitri yang ditandai dengan sholat sunnat berjamaan di tanah lapang 09 Agustus mendatang dari pukul 07.00 - 12.00 di lapangan Victoria. Pihak KJRI menyampaikan perihal tersebut agar memberikan izin beribadah dan memaklumi hal tersebut sebagai ritual tahunan. Tertulis dalam surat tersebut nomor telpon agar siapun pihak termasuk majikan untuk meminta konfirmasi di bagian public affairs dari KJRI dalam dua bahasa, English dan Mandarin. Suara takbir, tahmid, dan tahlil bersahut-sahutan walau tidak sesemarak di tanah air namun Hong Kong yang toleran kepada setiap warganya untuk menjalankan ibadah dan kepercayaannya masing-masing.